Postingan

Menampilkan postingan dari 2009

Menunggu

Menunggu dan terus menunggumu itulah yang qu harap darimu membuat hidup terasa pilu hingga jiwa ini menyatu dalam kasih dan cintamu pegang erat tanganmu dekap tubuhqu mengilu saat matiqu dipelukmu dan tak lepas dalam hasratqu bisikkan kata halus mencumbu rayu

Saling curiga

mungkin sentuhanqu tak lebih halus jika dendammu belum hilang dan isyaratmu tersimpan dalam tlah terbuka ruang hati ini namun tetap tak pedulikan sampai akhirnya qu tiada lagi hingga mau mamaafkan mendesak saat qu terhapus dari rangkaian kehidupanmu diam terbungkam ungkapkan amarahmu jiwaqu yang tertekan terus mencoba menjauh lupakan kesakitan....sakitku tetap tak kau pedulikan ingin terpisah hingga kau sadar bukanlah hanya dirimu yang merasa tapi diriku juga terpenjara kata terurai rasa dalam benak yang tercipta menunggumu tuk berbicara

Mutiara Hati

Cinta adalah anugerah yang nyata kita miliki hidup dengan Cinta itu Indah terasa sempurna dan berbeda Berikan Cintanya untuk semua... haruskah kita mengingkari ketika cinta itu datang.... haruskah kita melupakan Cinta yang kita kenang... Mengapa kita menolak atas Cinta yang kita dapatkan... tak kan kita sadari cinta yang kita miliki akan berakhir.... Saat mengangga'y bahwa Cinta tak ada lagi dalam hidup kita Raihlah Cinta... Hargailah Cinta Pertahankanlah.... sampai ia pergi dengan sendirinya

Dirimu

Berhati-hatilah terhadap Fikiran dan Perasaanmu Karena ia akan menjadi Ucapanmu Berhati-hatilah terhadap Ucapanmu Karena ia akan menjadi Perbuatanmu Berhati-hatilah terhadap Perbuatanmu   Karena ia akan menjadi Kebiasaanmu Berhati-hatilah terhadap Kebiasaanmu Karena ia akan menjadi Karaktermu Berhati-hatilah terhadap Karaktermu Karena ia akan menjadi Penunjuk Siapa sebenarnya dirimu...

IBU

Gambar
Senyummu membawaku dalam kebahagiaan hidup beribu arti kasih sayang terus mengalir untukqu ucapanmu tiada menyakiti, sekalipun katamu pedih jadikan cambuk buatku bangun dari kesulitan doa yang kau beri tak pernah terhenti kala pagi hingga malam hari dirimu tanpa letih tak kau lukai hatiku sekecil apapun tapi ceriakan hariku dengan ciumanmu kupergi atas jawaban salammu ku tak datang kekhawatiran dibenakmu syurga itulah yag melekat padamu karena engkau adalah ibu'qu yang sekalipun aq tak mau kehilanganmu

Ilmu dulu, baru amal...supaya gak salah-salah

Gambar
Banyak hal bisa kita lakukan ketika sudah berada di depan komputer, terutama jika kita telah hadir di Dunia Maya yang satu ini yaitu Internet. Segala hal dari mulai Chating dengan orang yang tidak kita kenal hingga menjadi kenal. Atau dengan Browsing dari yang tidak tahu, menjadi lebih Tahu. Tanpa kita sadari sedikit banyak Ilmu yang kita miliki telah bertambah. Meskipun sebenarnya kita butuh kocek yang cukup untuk pergi ke warnet. Tapi sebaiknya kita juga tidak menyia-nyiakan waktu kita saat duduk didepan komputer, sayang bukan jika hanya untuk bermain-main saja. Padahal jika kita mempergunakannya untuk belajar, tentu manfaatnya sangat banyak. Oleh karena itu, jelajahi semua informasi yang tersedia di internet, lebih-lebih informasi itu Up to Date, bahkan dalam versi bahasa inggris sekalipun kita mampu mengartikannya. Namun jika tidak, Mesin pencari pun bisa Mentranslate'nya. Jika sudah mengenal Internet, mungkin tidak bisa kita mengatakan "Tidak ada yang Tidak bisa kita laku...

Selalu diBawah

lelah kakiqu melangkah jauh bila trus mencari tempat untuk menadahkan tangan dengan orang yang tak kukenal martabatqu tlah dibawah meski qududuk diatas hanya cemohan yg terdengar mengusikqu pada kemiskinan membawa kekufuran nasib anak jalanan tak ada yang memperhatikan hanya memprihatinkan menunggu kehancuran manusia yang dihina dicela...diajtuhkan lagi hingga tak berdaya baru mereka menertawakan aqulah penguasa negeri semua mengabdi padaqu katanya....

KeTujuh

Terpisah dua hati yang tlah menyatu saat terhenti aliran darahmu ditubuh tak terdengar lagi suara denyut dinadimu putuskan kata slamat tinggal untukqu hanya airmata membasahi pipimu membekas dan membiru membekukan harapan indah untukqu... tapi... tak mudah lisan ini mengucap ikhlas sedari berlari terkesan memelas aq disini tinggalah sepi mencoba pahami dan mengerti menerima kehendaknya karena kelak qta kan menyapa pada pesona syurga diatas sana

Maha

qu ingin trus memberi tapi qu juga tak bisa hidup tanpa meminta qu berikan  kasih dan sayang tapi qu juga butuh pemberiannya tanpanya dunia ini takkan indah atau berwarna dengannya hudupqu kan penuh rahmat dan cintanya hanyalah sedikit yang qu miliki itupun tuk sementara meski banyak yang qu dapatkan takkan kekal karena tak ada yang sempurna dari apa yang ia ciptakan

Akhir Tahun

Pagi yang cerah meluput awan kelabu delapan tahun sudah terapi, trauma medula spinalis berakhir bahagia... hari ini.... dalam melodi rebana dan kecapi menggetarkan hatiku agar ku dapat melihat esok... tetapi itu pukulan memintaku lupakan kesakitan suara pilu... menunggu angin tersisipi hujan sebelum waktu bisikkan hatiqu pada benang merah kehidupan agar selalu tawakkal dan sabar di pergantian tahunqu...

Hari

lemah tak benafas saat qu temukan jatuh tak berdaya kuberikan semangat menyimpan halusinasi dalam kamar yang gemerlap luangkan waktu tuk keluar hinggap pada dinding yang retak hentikan hujan dengan bendung yang quhambat agar tak datang saat qu tidur terlelap jatuhkan semangatqu qu dalami mimpiqu dengan menutup rapat

Galaxi

perpaduan warna yang menyatu pada setitik cahaya sang ilahi memimpin seri lautan hati pada langit yang terang benderang mengatakan dengan lantang menyerunya dengan tenang bersatu melawan galaksi menyerang tanpa persenjataan aku dibelakang... tuk hadapi semua ocehan runtuhqu pada bintang yang berjatuhan qu dapati sedikit harapan namun sirna ketika lari dan melawanku bersamaan hilangkan paranoid berlebihan hantam semua mimpi saatqu temukan diri terlalap oleh api yang berkobar biar kini qu jalani hidup tanpa bintang...tanpa bulan

Insan Islami

kisahmu dalam sandiwara hidup yang tak selalu lurus membawamu pada dunia berliku... lalu menjatuhkanmu pada nikmat yang sementara menjadi muslim sejati menanamkan iman didalam  hati yang paling dalam hingga tak mati... kelak menjadi insan yang kaya dan pandai bersabar nan istiqomah menjadi kunci penguat jiwa mungkin kau belum tahu disebelahmu..... mencatat tapi tak kau lihat hingga lembaran itu penuh tak muat dengan deretan tinta yang hitam dan putih

friendly with nature.

want to feel free to live  friendly with a quiet nature.   tell the truth, that I always faced with various trials of life.   maybe a little to cheer  me up and eliminate boredom.   can clear the mind and soul  and also able to overcome all  the difficulties that I feel for this.   but, if nature does not want to hear  and not understand the myproblem,  a sign that nature was never  noticed by us all. true nature that gives life to me.    because god created man  to be friendly with nature.

Biarlah Pergi

Tiada yang bisa menghalangi niatnya jika ia sudah mantap ingin pergi lebih baik biarkan saja Cinta pasti akan membawanya kembali lagi meski terus kau pengaruhi tetap saja ia tak peduli tak harus menyerah melihat sikap'y apa yang diinginkan pasti sudah difikirkan cobalah untuk mengerti bahwa Cinta tak harus memiliki perhatikanlah gerik langkahnya jika ia menoleh dan menjatuhkan airmatanya mungkin saja niatnya terhenti namun jika ia terus pergi ikhlaskanlah.... Tak ada yang Abadi  didunia ini

Dilema

Kini tlah hilang angan-angan yang kumiliki saat bersamamu dan qu hanya bisa tersenyum melihatmu pergi... membawa mimpi indahmu meski ternyata hati  kecilqu perih melukakan harapan hidupqu namun meski demikian qu tetap tegar...qu mampu tersenyum qu berdiri kuat... qu hilangkan ketakutan saat qu tempuh masa depan hanyalah sebagai pertanda bahwa qu masih sanggup menjalani hari-hariqu tanpamu karena setiap langkahqu berharap... kau datang dan tak'kan pergi meninggalkanqu lagi....

Tentang Rasa

Rasa itu selalu hidup dalam jiwa dan raga setiap insan memiliki rasa pada langkah dan tindakannya memaksa untuk mencerna melakukan demi keinginannya tak ada manusia yang mengkhianati rasa sebab ia tercipta... atas rasa dan perbuatannya dan rasa itu tak pernah mati yang ada hanyalah tersiksa bermain dengan rasa pasti terluka karena rasalah yang mengetahuinya rasakan apa yang kamu rasakan...

Hukumnya

ketika kesucian datang lalu melangkah dan bersujud memuji tuhan dengan kepatuhan tertunduk hilangkan rasa takut kau hadir saat qu butuhkan namun menghukumqu hingga terjepit dan tercekam penuhi paranoid jiwaqu dalam langit impian kembali tegak hadapi rintangan terus panjatkan puji pada tuhan aq takkan ingin kehilangan sampai hatiqu suci dari kebohongan bukanlah mahluk yang sempurna jika dosa tetap bertahan

Duniaqu

Membaurqu pada istana permainan disepanjang usia tak habis warna duniaqu tak tertinggal bahagia penuh impian dan harapan temukan hati arungi mimpi menjadi cinta yang utuh yang menyatu dalam hidupqu bila dapat qu putar waktu qu tak sperti masa kini menaruh mimpiqu pada alam yang sepi hati nurani menangis melihat kawan tak beruntung tak miliki harta dan tahta menderita di negeri tercinta lihatlah kebawah sana menginginkan hati bahagia tapi hati kami menggelap di sebuah lentera qita semua mati dan takkan kembali pada isatana....

Rupa Raja

Tiada lagi pribadi yang agung Meskipun mengaku seorang pemimpin Katanya tau dampaknya Tapi tetap saja dilakukannya Kdzaliman sudah merajalela Sama saja tak kenal usia Pelaku keburukan Bersekutu pada tuhan Tidak pintar juga tak berani Berlagak... jiwa nasionalis tinggi Tetapi khianati bumi pertiwi Menginjak-injak negerinya sendiri Pura-pura tidak tau Kejelekan dipujanya Dibalik itu semua  Kemunafikanlah yang ada.. .

Iman sang Hamba

sambil menunggu mataqu terpejam saat hatiqu jauh dari ketenangan berbaringpun sngguh tak nyaman istanaku laksna hutan yang seram qu terus pandangi kain yang bergoyah melihat dahan dan daun berterbangan dari jendela kamarku tertiup angin yang kencang saat hujan deras dikesunyian malam sepi...sendiri... sssss.....tttt sepintas ada bayangan lain melewati ruangan... mengeluarkan suara yang tak biasa aq mendengarnya sssss....tttt menghanyutkan pikiranqu pada alam yang berbeda qu terus lari dan bersembunyi dibalik lemari yang bercermin tapi bayangan itu... tetap menggangguqu membuat wajahqu memerah dan memucat sulit berteriak seperti gagap percuma juga takkan ada yang membantuku meskipun ada.... itupun bukan teman, sahabat, atau kekasih ialah peri yang dikirim untuk menolongqu dan qu punya Tuhan Dialah Maha Pelindung Hidupqu Sssss....ttttt

Satu Harapan

qu tatap mata yang berbinar pada raut wajah yang terpancar sinar keanggunan... menoleh dan menyeruqu dengan senyum keramahan terjatuh ranting saat musim gugur daunpun berterbangan mengisyaratkan hatimu luluh pada jiwa yang sungguh kau dambakan lepas semua impian itu kebahagiaan datang menjemputmu namun jangan kau resah sebab ratapanmu mengandung arti disetiap mimpi yang kau dapati lihatlah kebelakang karena qu tau... masa lalu tak'kan terulang masa depanpun mungkin sulit kau raih

ketangguhanqu

beginilah ujung dari khyalan tak qu pegang ia menghilang ia ada tapi tak tunjukkan hati yang tenang penuh tantangan entah sanggupkah ia... qu saja lupa pada wujudnya tak qu lihat, dia mengetahuinya apa yang qu dapat dia memilikinya siapa yang bruntung...? disamping matanya melirik tajam tersimpan senyuman... diam tapi mengherankan qu pukul sampai ia menoleh qu berdiri tegak dan beharap ia menyapa dan bertumpu pada dinding yang disandarnya itulah ujung dari semua yang qu punya ia tak punya yang qu miliki direbutnya apa maunya...??tebak siapa dia siapa didalamnya yang menunjukqu pada kedua mata yang menatap tak perlihatkan bentuk tubuhnya... jika kau tebak pasti terus menghilang.

Keindahan Dunia

Ketika pertama kali kau melihatku Kemudian… Kau tatapku dan penuh Tanya Akupun memandangmu dengan Sejuta makna Sungguh indah dan mempesona Kerudungmu… Terlebih mempercantik dunia Membuatku mendambakannya Ada apa difikiranku?? Setiap waktu ku terbayang dirinya Mungkinkah aq jatuh cinta kepadanya Biarlah ku menjadi pengagum rahasiamu Kau tak’kan tau dalamnya perasaanku Yang ku tau, aq tak pantas Memiliki wanita cantik sepertimu Sungguh kau wanita yang sempurna Di mataku Kau tetap yang terindah Tapi, jangan kau pandangiku seperti dulu Bisa saja kau yang jatuh hati padaku

Qu Relakanmu

Jika itu adalah yang terbaik untukmu Kan ku ikhlaskan kepergianmu Tak usah kau pedulikanku Meski tanpamu disini Akupun tetap bahagia karena tlah memilikimu yakinlah suatu saat kita pasti bersama lagi segala impian terwujud kembali percayalah, bahwa tuhan sangat memahami dan mengerti perasaan serta keinginan kita ku kan berdoa untukmu qu kan slalu berharap kau tak’kan melupakanku rasa sayangku tak mungkin hilang kepadamu pergilah sayang… jangan jatuhkan air matamu di hadapku sungguh tak kuasa menyaksikan tangisanmu tersenyumlah selalu, saat kau pergi dan berikanlah senyuman itu ketika kau datang kembali

Gadis Berlagu

Masih disana Gadis duduk termenung bersenandung Berhati duka tafsirkan derita Duduk sendiri berhati khawatir Menunggu air mata jatuh mengalir Senandungnya mengalun merayu Lemahkan detak nadi merindu Renungan malam buatnya berlagu Sendu… Tertunduk tersembunyi sepi Terdiam sekejap berlagu lagi Khayalkan bunga sejati menemani Masih lagi…. Gadis termenung sendiri Tetap disana Gadis duduk termenung bersenandung Menunggu fajar lemahkan rindu Terkejut berlagu dan merasa Rupanya ia mutiara jiwa

Hanya Bayangan

Terbayang wajah manismu Saat tidur dan terbangun Mengisyaratkan rinduku Yang tak pernah hilang Dan tanpa terhenti Mengikuti setiap jejak langkahku Sekejap bayangmu menjauh Tapi senyummu... Berikan keceriaan dalam hidupku Hadirkan wujudmu Persembahkan cinta untukku... Meski bayangmu itu Semu.... Sirna....di mataku

Gelak Rahasiamu

Berbinar hati dalam gelakmu Sabarkan diamku Matikan aku Gelakmu rayu Tenggelam dalam malam Mencari jawaban Gelak rahasiamu...??? Tada suara pilu Gelakmu meredam rindu Mencari jawaban Gelak rahasimu...??? Sunyi sekitarku Matikan aku Mencari jawaban Gelak rahasiamu...???

Izinkanku Memilih

Jiwaku boleh memilih Diam adalah jawaban kalbu Rasakan selingkuh bunga dalam semak Merayu cahaya binary mataku Jikaku boleh memilih Kupukul karam dalam berlayar agar damai bayu terasa menerima segala yang ada jiku boleh memilih purnama penjarakan rasi bintang peri malam kepakkan sayap ketenangan setiap waktu Laksamana asmara kehilangan aura Aku mohon satu cahaya Izinkanku memilih…

Melayang Pulang

Kau karuniai aku Dengan hujanan kasih sayang nikmatnya dunia tersembunyi riang melayang pulang datang fikiran menungggu panggilan pembungkus rindu harap wajah tersentuh sayang mencinta kelemahan.. terdiam terbisik engkau terkenang bunga sejati layu ditaman sunyi hatiku engkau letakkan dalam gelap nilam hitam kelam hatiku saying merana dalam ha rapan melihat baying melayang pulang

Kisah Kita

Senyuman pernah tersirat Air mata pernah menetes Semua menjadi titian harapan saat kita saling mengerti saat kita saling berbagi yang menangis adalah kenangan yang tertawa adalah kisah indah kau beri warna duniaku saatku memudar dan samara kau papahku kebali tegak saat rapuhku menjulang didekatmu aku tenang disampingmu aku terlindungi yang tersisa adalah kisah ini dan perasaan hati yang menggantung untukmu adalah penerang dan imajiku bisikkan kata kau adalah penyemangatku beri sejuta warna duniaku

Ilhami Dirimu

Petikan petikan gitar mengalun lirih Ilhami hadirnya penuat rinduku Tegarkan kembali rapuhnya bathinku Mengalun kembali jarring-jaring ceriaku Saat pili menahan senyumku Kau beri canda gurauan kasihmu Saat luka bathinku semakin parah Kau balut dengan senyum terindah Kau ajariku menyulam bahagia Kau memapahku tegak tuk berirama Tinggalkan hantaman rinduku yang mencibir Dan memaki seluruh kelemahan rinduku Irama langkahmu mengalun sendu Iringi Tanya hati kecilku Kutunggu senyum tulus dihati hadirkan warna berjuta mimpi Tanda kasih yang bersemi Kuilhami hadirmu nyata melindungi

Kepergianmu

Haruskah qu datang Melihatnya pergi jauh Yang tak’kan mungkin kembali Sedang air mataku Terus jatuh dihadapannya Yang tak bisa berhenti sebelum mengikhlaskan kepergiannya qu tak siap untuk berpisah pasti disini ku kan tersiksa Aku tak’kan rela jika kau meninggalkanku selamanya aku tak ingin bertemu denganmu yang ku mau perlahan kau hentikan jejak langkahmu itu bukan mengalihkan pandangan lalu berkata kepadaku “tersenyumlah selalu”

Pencuri Hatimu

Akan kucuri hatimu Dalam bisik tawa kecilku Memayungi dinginnnya tingkahmu Memanasi redam api hatimu Akan kucuri hatimu… Dalam rayu canda hangatku Remukkan cerita pilu Luka hatimu kubuat berlagu Akan kucuri hatimu Kala hujan turun rintik Tinggalkan engkau renungkan pilu kuhinggap dihatimu Tawarkan kesukaan sepatah kata Akan kucuru hatimu Dalam nyenyak pejam matamu Bisikku merayu rindu mimpi indahmu Perhatikanku..pahami aku… Pencuri hatimu….

Mengunci Hati

MENGUNCI HATI Yang kuserami Tersapu terhantar sunyi Padam hati didalam hati menyentuh rindu cahaya pelangi Aku ingin bertemu rindu Mekar bunga dalam hati Harum mimpi dalam jiwaku Tapi aku tiada tahu Sebab senyummu semu Kau kelam terlibat terang Permainan engkau mnyakitkan Kau tenggelam dipantai hati Mengunci hati… Mengunci hati… Mengunci hati…

Tanpa Rasa

Menepis kembali merah hati yang tersakiti Jika nafas tak mampu menghela rasa Maka biarlah aroma kaktus mengelupas Memerihkan mata, menajamkan derita Pengakuan halus melembutkan setruman berita Kau disana terluka terpenjara kata Mata tanpa berdusta berbicara senja Namun tetap memilih setitik cahaya Difajar duka Mungkin rasamu hanya untukmu Namun terbaikku curahkan kepadamu Tertanam kuat air mata melayat Jika aku harus pergi Relakanlah… Duakanlah aku ketika kuhilang tertelan realita Jangan tangisi jejak langkahku Karena seribu langkah kecilku Maju selangkah mencibir rasamu Manisku tersimpan amarah cinta Asmara perih kematian menganga meminta Dating sayang untuk terbuang namun tak apa esok pagi kita pasti bersama

Opera Cinta

Jika ternyata dinginnya hati Tak jua kacaukan niatmu.. Maka biarlah dia mengalir Menguapkan harapan kelabu Aliran itu mengantarkan kabut Yang menuruni bukti-bukit peluapan Sehingga luapan perasaanpun samar dimataku Jeda waktu meminta tawa kita Nyanyian rindu mengalun iringi nada Hingga desir darahku meyatu dalam nadimu Ku tobatkan hati dalam opera cinta kita Kini… Biarkan aku pergi bersama luka Tertatih dan perih mengiris raga Menampar gelisah membuang cerita Kau dan aku… Harus mati dalam pijak yang sama Tapi biarlah sakit ini Iringi langkah kecilmu menjauh…

sekedar berharap

Bukanlah manusia Bila peta logika tak bernoda Terlebih pada cacing-cacing menjijikan Menggemburkan tanah dalam hikmah Saat laut dan hawa nafsu berseteru Masih ditemaran cahaya Ku ingin kau melihat cinta…!!! Bocah kecil bermain layang-layang Menggulung benak dan mengulur riak Dalam permainan jingga Masih di asmara rayu aku bicara…!!! Terbentuk kendala pada nama Terhampar hasil kebun di taman cinta Aku petik seadanya… Sekedar berharap Hanya bisa mengucap syukur Penguat hati…dalam kubur… Ku terjaga diindah derita

Kuterjaga

Aliran suara ghaib Mendengkur dalam keterjagaanku Memanggil sebaris nama dalam lelapku Di jeda nafas… satu tarikan rindu terlepas Dahaga mesra berjelaga Dalam keterpurukan hasrat Menciumi tanah basah Dalam sebuah gambar morgana Hanya sebaris larik Kunikmati dengan khidmat Dalam kesendirian kelam Kumasukkan senyummu dalam bahasa alam Kemhadasyatan surga redam
Aliran suara ghaib Mendengkur dalam keterjagaanku Memanggil sebaris nama dalam lelapku Di jeda nafas… satu tarikan rindu terlepas Dahaga mesra berjelaga Dalam keterpurukan hasrat Menciumi tanah basah Dalam sebuah gambar morgana Hanya sebaris larik Kunikmati dengan khidmat Dalam kesendirian kelam Kumasukkan senyummu dalam bahasa alam Kemhadasyatan surga redam

Rahasia

Rangkaian bunga.. Terpasang menjuntai lara Rahasia malaikat Menunjuk bintang tak kulihat Cahayanya terang Namun tak menenangkan Beribu kunang-kunang melayang Meyanyikan lau-lagu kematian Aku terbang dalam bimbang Melayangkan perasaan Dalam kerinduan Pada satu nama yang terbaca dalam duka

Salahkahku

ku coba tuk tidak memikirkanmu mengenang dan mengingatmu mencoba bertahan melalui hari tanpamu namun tak kuasa ku melupakanmu ingatku kan dirimu membuatku tak bisa berhenti memikirmu selalu mengganggu ku kala tidur mengusikku dalam kenangmu kau ku harapkan disini denganku disampingku selalu namun ku tau kau tak bisa ku tau kau tak ingin karena ku tak pantas disampingmu menemani langkahmu melalui hari yang sepi Setiap saat, detik, menit, jam, ingatku padamu Saat-saat selalu bersamamu Mebawaku terbang dan terjatuh Menari diatas awan terasa surga dihadapanku Kau bawa ku pula ketempat Yang membuatku tersiksa dan tertekan Salahkah ku bila aq egois Mengambil yang bukan milikku Kan kusanggupi semampuku Apa yang kamu mau Asalkan kau menjadi milikku, cintaku sayangku Dan tak membaginya dengan yang lain Apa lagi yang harus kulakukan Agar mendapatimu Mencintaimu adalah penderitaan yang nikmat Menyayangimu adalah duka yang menyenangkan Merindukanmu adalah pedih lara yang indah Kamu anugerah terind...

Kepastian

ku tak tau apa yang kurasa tak mengerti apa yang ada dipikiranmu ku senang berada didekatmu kunikmati kedekatan ini walau… inginku kau ada disini inginku kau jujur padaku tapi… tak tau kenapa slalu tak ada jawaban ku ngim satu yang pasti satu kata cinta satu kalimat kasih satu pernyataan sayang tak bisa ku baca pikirmu tak mampu tuk mencarinya entah kapan jawaban itu ada ku masih disini, tetap disini menanti jawaban pasti darimu menanti cinta kan dating memberi cerah hatiku membawaku terbang…

Menunggu Jawabmu

Keindahan yang ku rasa saat ini Akankah selalu ada? Cinta yang mulai bersemi Mestikah ku biarkan terus hingga berbunga??? Ku jalani cintaku walau tak pasti ku lalui hariku dengan rindu yang tak bertepi tak tau apa yang ditunggu tak mengerti akankah cinta terbalas kau slalu ku tunggu kau ku nanti… kau kan slalu ku rindu kau hanya ada di hatiku

Pilih Teman Atau Musuh

Berteman itu lebih baik daripada sendirian Tetapi lebih baik sendirian daripada Berteman dengan si dzalim Dan janganlah kita bergaul dengan orang yang berbudi rendah karena ia akan menghargai kita dengan harga yang sangat murah berprinsiplah dalam berteman sebab ia akan menjadi kebenaran dan pokok dasar fikiran juga tindakkan kadang kala kita terjeblos dalam lubang yang kita gali sendiri kemungkinan besar teman baik itu akan menjadi musuh dan musuh akan menjadi teman baikmu Tuhan seringkali mempertemukan kita Dengan orang yang salah Sebelum kita bertemu dengan orang yang benar Namun seringkali kita terlalu lama Termenung dengan orang yang salah…? Manusia tidaklah sempurna Namun ketidak sempurnaan itulah Yang membuat manusia lebih baik

Awal Cinta Kita

Cinta… Pada awalnya mata Lalu kata Dan Rasa Rindu… Berbagai rasa Menjadi Satu Luka… Pada awalnya rasa Menjadi siksa Terkadang kita terlalu lama Terjebak dalam cinta yang salah Padahal kereta cinta bahagia Masih menunggu dengan kesetiaan waktu Masih tetap di tempat yang dulu Tempat yang tak pernah kita sadari Karena kita tak terfikir dapat memiliki Di tanah yang paling tinggi Diantara langit dan bumi Qu teriakkan cintaku Untuk kekasih yang telah pergi Masih yang sama… Perasaanku tak terbendung lagi Diantara luasnya samudera Ditengah hamparan bumi ini Qu teriakkan namamu Bahwa aq merindukanmu disini

Rasakan Semua

Berbahagialah bagi sang pencinta Karena hanya dirinya yang beri bahagia Jangan mundur tebarkan sayangnya Karena manusia lahir untuk mencinta Beruntunglah orang-orang yang terluka Karena dengan terluka Ia akan belajar untuk mencinta Beruntunglah bagi orang yang merana Karena dengan merana Ia membutuhkan cinta Kita tidak akan merasa memiliki Sebelum kita merasakan kehilangan Kita tidak akan merasa beruntung Sebelum kita merasakan celaka Suka dan duka adalah kodrat alam Semua akan berlalu dan terjawab oleh waktu

Dirimu

Berhati-hatilah terhadap fikiran dan perasaanmu Karena ia akan menjadi ucapanmu Berhati-hatilah terhadap ucapanmu Karena ia akan menjadi perbuatanmu Berhati-hatilah terhadap perbuatanmu Karena ia akan menjadi kebiasaanmu Berhati-hatilah terhadap kebiasaanmu Karena ia akan menjadi karaktermu Berhati-hatilah terhadap karaktermu Karena ia akan menjadi penunjuk siapa sebenarnya dirimu

Hentikanqu

Mata ini sulit sekali terpejam Otakku tak bisa berhenti memikirkanmu Hatikupun tak pernah tenang Merasa jauh darimu Hanyalah perasaan resah dan gelisah Menghantui setiap waktuku Seolah ku merasakan Kebahagiaan yang ku dapat Hanya ketika dekat denganmu Dan selalu bersamamu Tak ada yang mampu Kulakukan untukmu Setelah kau pergi… Ku hanya bisa mengingatmu Membutuhkanmu, Merindukanmu Dan menunggumu disini Smua itu tak’kan berakhir Tak mudah terlupakan olehku Sampai kapanpun… Sampai ku tak mampu melihatmu lagi Ku tetap mencintaimu selamanya Ketika rasa sayangku begitu dalam Cintamu tlah ku genggam Seperti ku memelukmu Dan tak ingin melepaskannya Sungguh berat diri ini Mengijikankan kau pergi Meninggalkan qu sendiri Dari sebuah mimpi indah Hingga datang sebuah asa Yang ada didepan mata Tapi ternyata… Semua itu sia-sia Cinta yang tlah terbentuk dengan sempurna Begitu mudah kau hancurkan sekejap saja

Memori Hati

Seperti yang aku Pinta Membelitakan besutan serupa Memori hatiku hampir penuh Sudah ku setting bergiga-giga Bayangmu… Ah…tak hank juga… Memilih jalan hecker tandingan Virus-virus asmara tak hilangkan data Perisaiku terlalu lemah menginstal sempurna Lagi… Lagi… Shutdown disini

Dalam

Dalam Laut Mati… Sepi… Ada Sebuah Hati… Terbungkam Jarak… Tak Beriak… Hanya Ratap… Menopang Sepi… Nyanyian Ilusi… Bertanya Lirih… Kapan Kau kembali??? Rusa Berlari Mengejar… Tertawa… Hampir Mati Dalam Permainan Rimba Malaikat Maut Terbang Perlahan Mendekat Menggelayut… Menina-bobokan Resah Hampir Mati Dalam Celotehnya

Dalam Lelapku

Kemarin kau ucapkan kata sayang ditelingaku Sekarang kau tinggalkan jauh diriku Dalam langkah rintik hati Ku tetap berdiri menanti mentari Merah aku terpanggung malu Ketika kau ucap “Aku Cinta Kamu” Merona dalam fajar duka ketika kau bilang “Sampai Jumpa Sayang” Biarlah menjadi dilemma Aku dan kamu jalani kisah yang salah Tapi biarlah kau usili tidurku Karena dinyenyakku Ku mau kau hadir untuk bersalaman Dan mengucapkan kata “Selamat Datang Sayang”

Menyimpan Rasa

Di kesunyian hati yang berbalut sepi dan hampa Ku terus berikrar mewujudkan mimpi yang Kan qu gapai dalam setiap langkah Terbesit satu harapan jelas Ketika rasa bimbang terkunci diantara Kekosongan hati Tetaplah hilang meninggalkan Kenangan yang terlewati Kekuatan memberikan semangat besar Tuk hadapi duniaku Namun semakin sempit harapan itu Tuk dapatkan impian yang ada dijalanku “apa yang terucap, tak mungkin sama yang diperbuat” tiada yang kuhadapi selain mengikuti ego dan nafsuku tak akan ku menentang ataupun melawannya jika itu sudah menjadi takdir dalam hidupku akankah beban ini kan lepas dari jalanku atau ku biarkan kenangan pahit itu tiada berakhir “masa lalu takkan mungkin terulang, masa depanpun tak mudah tuk diraih tapi jika ku terus membungkam cinta sejati mejauh pergi maka ucapkanlah kasih sayang itu meski tak menjadikan cinta yang utuh selamanya perasaaan yang ku pendam rinduku yang tertahan Hasratku tuk ucapkan satu kata yang bermakna tersimpan dilubuk hati yang terdalam

Bukan Kamu

Bukan Kamu Jika kau bayangkan Mungkin sekejap ku kembali padamu Tapi sudah lama kau kutinggalkan Karena ku tak ingin Maut datang menjemputku Aku sadar… Dikala kusendiri Kaulah yang selalu menemaniku Hingga menjadi kekasih setiap waktu Yang memberi segala inspirasi hidup yang membuatku percaya diri Siapa yang tak suka denganmu?? Kau menjadi buah bibir dinegeriku Tubuhmu yang mungil Dan aromamu menusuk hati para lelaki Akupun ingin menikmatinya Tiada yang sanggup berhenti Atau menghindar darimu Sungguh kau pemuas hasrat Meiliki daya tarik yang kuat Tak heran kau menjadi pilihan menjadi dambaan setiap orang sayang!! Kaulah jiwa yang terlarang Kau tumbuh dan menyakitkan kau telah mematikan banyak orang… Bukan Kamu! Tapi Rokok yang kamu Hisap… Tercium olehku

Ultah-Qu

Angin itu telah pulang kepangkuanmu Sekian lama pergi Disaat detik-detik jam berdenting Di kesunyian…larutnya malam Terlelap dalam mimpi-mimpi indah mereka Yang selalu dinanti dalam sekali setahun Tiada terungkapkan rasa syukur yang lebih dalam dari lautan atlantik membentang tiada terbendung rasa bahagia seperti banyu yang bergelombang disaat berganti usiamu yang bertambah satu kerlap-kerlip cahaya bintang ceria rumput hijau gembira menari-nari mentari tersenyum ketika bangun dari tidurnya ikut bergembira menyapa hari istimewamu biarkan angin, badai, pergi saat menyapamu biarkan kaki mu melangkah jauh biarkan anganmu menggapai syurga biarkan mimpimu berbuah manis namun niat hati yang kuat tuk menggapai cita-citamu tak akan luntur ditelan lumpuran bumi

Perjuanganku

Kau lalui hari ini penuh cinta Penuh kasih, semangat meyongsong Kau berikan sedikit kasihmu Dan sayangmu menyapa Kau buat ku lelah tuk berfikir menanti jawabmu yang tak pasti ku lewati hariku memikirkanmu kau gantung semua cinta dan sayang suka dan kasih kau gantung hingga tak jelas tak tentu arah qu tak tau harus bagaimana lagi mencoba tuk memahamimu dan mengertimu betapapun ku berusaha agar kamu mencintaiku dengan sepenuh hatimu dan membiarkanku memilikimu seutuhnya tetap saja ku tak bisa betapa berusahanya aq makin berusahanya aq betapa pun hati ini berontak, marah, benci namun qu tak sanggup qu terlalu mencintaimu hingga tak mampu hati ini membencimu setiap saat qu bahagia mengenang, mengingat, menjalani hari bersama kamu namun pada saat bersamaan kamu buat ku sedih, menangis dan tertekan kadang qu berfikir untuk apa qu berubah kalau ternyata qm tak akan menjadi milikqu aq tetap kan bahagia walau sakit hari-hari terakhirku di indonesia menjadi satu kenangan berarti bagiku

Kerinduanku

berjuta hingga milyaran kerindun kuberikan padamu tlah kusampaikan kerinduanku pada angin yang berhembus kukatakan pada burung yang berkicau kuteriakkan pada ombak yang berdesir bahwa kamu adalah rindu terbesarku kamu cinta terdalamku kamu adalah sesuatu yang terindah yang kumiliki membayangkanmu dan mengenangmu dalam ingatanku membuatku merasa dekat denganmu seakan kamu slalu berada disampingku menamaniku dengan senyum terindahmu kamu membuatku seakan kuberada didalam surga allah yang terindah kamu melimpahkan cinta yang mungkin tak pernah habis dan hilang trimakasih tlah membuatku bahagia melayang diudara bagai burung yang bebas terbang mengepakkan sayapnya bagai seorang miskin yang mendapatkan lotere milyaran rupiah trimakasih saja tak cukup tuk mengungkapkan sgalanya entah dengan cara dan kata-kata apa sgalanya bisa kuungkapkan

Tujuh Purnama

Perjumpaaanku adalah pertautan antara cinta dan logika kau begitu jujur menghukaniku dengan kenaifan dirimu padahal sebelumnya aku tak mengenal sedikitpun tapi entah mengapa kau begitu percaya menitipkan hatimu untuk ku jaga sehingga akupun begitu larut dalam ketidakberdayaan hingga akhirnya kubersedia untuk pertama kalinya merawat tanaman yang bernama cinta sepanjang kumerawat tanaman istimewa begitu banyak hati yang menawarkan kebahagiaan hingga beberapa saat kuizinkan kebahagiaan itu mendarat sendu dikenangan cintaku padahal kenyataannya kau sangat mempercayaiku hingga seluruh harapanmu kau utarakan kepadamu ku tidak akan meninggalkanmu seorang diri tetapi kuakan slalu menenmanimu walupun itu hanya dalam mimpi terbang yang tinggi dan gapailah bintang Scorpio...mengalir tuk memberikan kehidupan 21111984 ku kan slalu kutunggu kau menjadi seorang sarjana demikianlah kau ungkapkan harapan namun nyatanya khianati rasa akan tetapi yakinlah mereka hanyalah semnetara dan sampailah hatiku bi...

Kegelisahan

Ya Allah...setahun sudah berlalu hari-hari pun t'lah kulalui meninggalkan dia dan semua kenangan bersamanya. Hanya dengan sebatas kata dan ucapan sayang tak mampu melepas rinduku yang lama tertahan. Haruskah ku terus merasakan perihnya hati ini melewati setiap waktuku tanpa dirinya, sedangkan dia tak kuasa menunggu lama akan datangnya cinta yang ku bawa untuknya. Ya Allah...hanya inilah yang dapat kulakukan padanya. Mencoba mengerti apa yang diharapnya, mencoba memberi apa yang diinginkan agar dia tahu bahwa ku sanggup membahagiakannya. Jika hanya sebuah benda kesayangan yang dia minta atau seutas cinta yang dia impikan, mungkin tak'kan sulit aku berikan. Tapi apa daya ketika ia meminta aku harus datang untuknya. Ya Allah...Apa yang kumiliki sekarang ini belum bisa memenuhi harapnya, namun ku tetap yakin kepercayaan yang kami jaga serta doa dan kesabaran kami s'lama ini, engkau kan mempertemukan aku dengannya hingga tak lagi kumerasakan tahun seperti saat ini.

Balada Pujangga

Gambar
Jiwa yang bermain dalam imaji Bersahabat dengan goresan pena Menahan naluri dan mengepung hati Mengais suka duka dalam kata Beradanya menyayat hati Hantu-hantu fikiran Bernyanyi dalam laungan Uniknya semua harapan Namun kelakarnya tak puaskan Jenakanya hanya sepintas melayang Menghibur dalam jeda isaknya Mengubur luka hanya sekejap mata Pujangga tetap benyanyi duka Karena ia takkan mungkin bahagia Walaupun bintang dipangkuannya Tetap ia terselubung air mata

Hampa

Hatiku kering menatap hari Yang slalu sunyi dikala sendiri Menantikan satu harapan Entah pasti ia akan kembali Aku bosan terus begini Tapi rindu ini tak pernah henti Namun masa terus berjalan Sedangkan rindu tetap ku lawan Sedikitpun tak mampu tuk melupakanmu Cintamu tak akan hilang, tak akan pergi Tak akan lari, takkan mati Sulit qumengganti dirimu Menjadikan kenangan dalam hidupku Adakah Cinta yang lebih dekat untukku Agar hati ini tak cepat layu Adakah kekasih yang setia menemani hari-hariku Hingga hatiku tak mudah beku Dalam sedetik bahagia qu memandangmu Dalam semenit qu larut dipelukmu Dalam sejam qu terdiam memanjakanmu Dalam sehari takan bosan qu menemanimu Tapi lebih baik ku sendiri disini Daripada harus menjaga dua hati Yang kini menjauh pergi dari hidupku

Kapan Kau Kembali

Kunikmati sisa-sisa rindu... nyaris terisi penuh dengan harapan mataku begitu lembut tuk terpejam sedang bayangmu berlari kecil dikamarku Pada sebuah nama... ingin ku ungkap rasa belaiannya menjadi dingin tulang-belulang lunglai dalam pinta Kapan kau ada...? Semenjak jemariku terlepas dari halusmu ada rindu yang kusimpan lama ada ratap hati yang terdengar lirih dalam jarak... kapan kau kembali...?

Malamqu

Diujung malam kedua Terluap puncak kesuma cinta pada pualam yang alpa rasa pada cinta yang jauh disana dipuncak rasa debaran dada terpasung bayangmu dialam fikirku pada malam2 bisu ada rindu yang menyuruhku bersatu maha dahsyat dia... dipuncak malam dan senja hatiku mengamuk pada rasa kurindu kau seadanya

Matahari Bisu

Dari batu-batu disungai Aku dengar kabar… Dari pusara-pusara bisu Aku tegur ragu… Dari sebongkah salju Kucairkan hasratku… Masih seperti kemarin Kakiqu bergetar ditanahmu… Terbuai seruling gembala Yang meliuk indah di hamparan ternaknya… Masih seperti itu Kemesraanku pada rindu… Pada hati yang ditelan waktu Menunggu matahari bisu…

Teory Study

Seperti matematika… Tingkahmu buat aq pusing kepala… Seperti huruf aksara Hatimu masih sulit qu baca… Seperti bahasa belanda Stop Dumm…!!!Aku tak mampu mengartikannya Permainan lagi Berbagai program study… Kukaji dan pelajari Tetap kaulah materi yang tak dapat kupelajari Sebab…hatimu adalah sastra Dan kecintaanku adalah sejarah…

Bayangmu

Bila harus kertas ini memutih Akan kusirami buram agar menjamur usang Singgasana mimpi terisi misteri Hanya seutas bayang mirip bidadari pelangi Masih tertatih dalam langkah.... Terbina bahasa dalam sastra Tanpa jeda kataku bicara Tak mampu ku menghindar Walau bayangmu sulit kukejar Masih menyemu sinar itu.... Bila harus kata-kataku terhenti Tak’kan ku hentikan kasih ini sampai kau letih...

Keraguan

Sebuah pemandangan yang tak pernah kunikmati Saat jengkal-jengkal api berkobar dihati Saat mataku tak mapu berkedip Sebuah tapak bermain acak dalam kerlip Ekspresinya menjadi indah Bak biola dalam tangan maestro dan pujangga Menjadi arti merekahkan tawa Apa bicaranya..?? Mengapa jawabannya hambar Dalam kata...dalam stigma... Tak ada arti Sendiri kucari mimpi... Dititahmu aku meragu!!

Rinduku

Aku bahagia, aku larut saat bersamamu Aku tenang didekatmu, aku sayang kamu Hati ini luluh yang tak ingin kehilanganmu Kau yang terindah, kudapatkan segalanya darimu Perhatian, pengertian, Juga kasih sayang yang kurasakan slama ini membuatku teringat tentang dirimu Aku rindu, aku cinta Kangenmu, Manjamu, Juga kesalmu Aku slalu memikirkanmu sblm tidur Ku berharap kau memimpikanku Jika masih ada hari esok Jangan katakan hari ini yang terakhir untuk kita Jika benar kau kan pergi tuk selamanya aku tak ingin kasi sayangmu kan berakhir Slamanya aku ada Namun tak sedekat denganmu Slama inilah kita Jauh Ku kan tetap mancintaimu Sampai saatnya kita bertemu Luve milikku selalu..

Jalan Hidupku

Dalam detik qu tunggu berita darimu Dalam hati ku terpaut akan hadirmu Kapan kau datang…kapan kau kembali untukku Disini kumenunggu Namun kau tak pernah tau Apa yang kini kurasakan Btapa kutersiksa tanpamu Begitu lemah hati ini bertahan Namun kutetap tegar Kujalani semua Kuhadapi jalanku ini meski tak kuinginkan Inilah hidupku yang sunyi Yang selau sepi, sendiri melewati waktu Sekedar berharap bahwa cinta qta yang dulu Dapat kurasakan kembali Hingga sempurna sampai kubawa mati

Aku

Hinggap mewarnai liku dunia Merah dibalut Hijau Putih dibalut liku Terbit fikiran karena nurani Beranjaknya kaki karena alibi Bergetar diatas dahan sanusi Meniup debu didalam hati Katakpun bingung hendak beranjak Sedan talas bergetar melihat sajak Beludru-beludru mungil Berlari-lari meminta nikmat Bila lagi kutempuh pilihan Keputusan menguap ditangn Mengutas benang-benang Menjadi serapuh ilalang Apa yang terpegang

Cinta Tak Sempurna

Melihat Bintang tak selau indah Ada beribu bahasa tak kasat mata Terpisah dengan realita Malaikat menjemput limpahan Doa Apa yang qupunya? Memanfaatkan jarak Bagiku hanyalah Apologi Menertawai lari pelangi Menyelam dalamnya Riak Apa yang kumiliki? Telah berjanji dalam setia Namun apalah daya Hatiku manusia biasa Cintaku tak sempurna Apa yang kupinta? Musafir bermain cahaya Cinta tak sempurna...

Hanya Kamu

T'lah kucoba tuk menghilangkanmu menjadikanmu hanya bayang semu menyimpan dan menguburmu amat dan teramat dalam... tapi ku tak bisa. kenangan itu tak bisa kuhapus tlah ku hilangkan cinta yang ada membentuk hatiku yang hancur kususun kmbali... tetapi ketika kau hadir kembali tak mampu ku tuk melawanmu, tak mampu tuk menghadapimu. kucoba tuk mencintai yang lain tapi yang kucinta hanya kau cinta yang kubunuh hingga membuat aku mati rasa mati akan cinta... kucari cinta yang lain tapi tak ada cinta selain dirimu... maaf ku tak bisa

Inginku

Hanya Tuk Sementara Kulalui pagi ini tanpamu melangkah gontai menembus embun... teringat selalu akan rasamu kecapan dan belaian lembutmu... inginku kau ada disini menemaniku, menghiburku, dan mengenyangkanku. ingin ku pergi berlari kearahmu mencium dan memandangmu melahapmu dengan nikmat emm... sungguh enak dirimu lunch kan kutemui dirimu aku janji.... aku laper!

Mengejar Mimpi

Hati kering menatap hari berjalan di lorong kecil, sepi dan gelap... mencari secercah harapan dalam hidup terus melangkah melawan takut tetap berlari mengejar mimpi. Tapi... akankah mimpi itu kan kudapat ? berjalan telanjang kaki, melewati kerikil tajam dan jalan berlubang berharap hati ini tetap teguh menuju tujuan yang kan ku songsong Tak ku perdulikan rintangan ini walau jalan curam penuh jurang kuyakinkan hatiku tuk melangkah... kan ku jejakkan kakiku ditanahmu.

Cintaqu

Dear My Love... Kenapa ku rasa sunyi dan sepi hidup ini ? Tlah Ku coba menjadikan Ceria namun semua hampa... Love, kurasakan ada yang kurang dalam hidup ini kesendirian, kesepian, kehilangan. love...Apa yang hilang ? Dapatkah kau memberitahukan kepadaku ? inginku punya hidup sempurna memberi kasih dan cintaku untuk semua. Tapi, Love... Bantu aku mencari cinta itu... Tolong aku cinta tuk datang pada cinta, Agar kurasa sempurna tuk mencinta dan dicinta

Tahukah Kamu?

Tahukah Kau s'lama ini Aku terus memikirkanmu merindukanmu tiada henti menunggu hari-hariku yang tak berarti. Sendiriku di setiap waktu menantikanmu datang untukku dan s'lalu berharap agar Cinta kita tak'kan berakhir. Meski lelah yang kurasa Aku tetap kuasa menahan luka, menahan perihnya hatiku yang t'lah lama belum terobati. Dan tak akan ku khianati Cinta itu, karena aku mendambakanmu untuk setia menjaganya hingga saat kita bertemu Cinta itu t'lah sempurna bagimu. Buanglah keraguan, kegelisahan yang kau rasakan s'lama ini dan jangan pernah merasa sepi ataupun sunyi, Aku kan s'lalu ada didekatmu. Tahukah Kau sekarang ini? Aku sedang memikirkanmu karena kuingin Kau jadi milikku untuk selamanya.

Tak Ingin Berpisah

Aku tak'kan bisa melepasmu, membiar-kanmu pergi dari hidupku. Karena smua kenangan bersamamu masih membekas dan tersimpan hingga sulit untuk melupakanmu. Aku tak'kan bisa menggantikanmu dengan cinta yang lain, karena Cintamu sudah sempurna bagiku. Aku tak'kan pernah bisa meninggalkanmu, karena kau sudah menjadi bagian dari hidupku. Ingatlah seumur hidupku, aku tak'kan mau berpisah denganmu, karna ku tak'kan mampu menjalani hidup tanpamu. Dan percayalah bahwa ku tak'kan menghianati Cintamu.

Ingin Bersamamu Lagi

Andai kau disini menemaniku dalam kesepian, mengisi hari-hariku dalam kegelisahan selama kita jauh kukan slalu berharap kembali untukmu. Hanya dalam kesendirian Aku merasakan hampa dan harapan itu hilang seperti tak'kan ada pertemuan lagi. Inginku selalu bersamamu tapi bukan untuk selamanya, kuyakin suatu saat kita kan berpisah walaupun berat namun ku harus meninggalkanmu. Apalah arti hidupku jika tanpa kau disisiku rasa sayangku tak'kan pudar cinta itupun tak'kan hilang jika kita terus bersama. Tak semestinya aku sesalkan, tak pantas pula aku hiraukan. Ku berharap ini tak'kan lama, sampai saatnya tuhan menyatukan hati kita berdua.

Memikirkanmu

Kini Aku masih Sendiri Smakin kutersiksa tanpamu disini Bertahan tiada henti Jangan biarkan qu terus serti ini Aku tetap menunggumu Sampai kapanpun cinta ini takkan terganti Aku kan slalu setia Demi kamu untuk slamanya Mengapa harus kurasakan Hidupku yang sepi setiap waktu Setelah kau pergi Qu hanya bisa mengingatmu, mengenangmu,& menunggumu Jika kau ada didekatku Ku akan menjagamu Ku berikan smua inginmu Agar kau bahagia bersamaku Bila kau datang untukku Ku tak akan melepasmu Betapa ku menyayangimu Sungguh tak sanggup jika Kau meninggalkan qu lagi

Tuk Sementara

Ketika qu ingat sesuatu tentangmu Yaitu kenangan terindah kita Saat masih bersama Di tempat yang kau sukai... Menunggu seseorang dengan tenang Sambil bertanya dan berharap Akankah ia datang dan mengatakan cintanya Seperti biasa kau lalui setiap hari Duduk dan sabar menanti kekasih Agar qu jatuh hati kepadamu Yang slalu setia menunggu... Hingga qu mendekatimu Terlihat kebahagiaan di wajahmu Saat itulah kita merasa Ada cinta dalam hati Ketika tatapan, ucapan dan sentuhan Mulai hadir difikiran Kucuri hatimu dengan sekejap Kau dapati diriku hanya sesaat.........

Mencoba Tuk Lupakanmu

T'lah kucoba tuk menghilangkanmu menjadikanmu hanya bayang semu menyimpan dan menguburmu amat dan teramat dalam... tapi ku tak bisa. kenangan itu tak bisa kuhapus tlah ku hilangkan cinta yang ada membentuk hatiku yang hancur kususun kmbali... tetapi ketika kau hadir kembali tak mampu ku tuk melawanmu, tak mampu tuk menghadapimu. kucoba tuk mencintai yang lain tapi yang kucinta hanya kau cinta yang kubunuh hingga membuat aku mati rasa mati akan cinta... kucari cinta yang lain tapi tak ada cinta selain dirimu... maaf ku tak bisa

Mengartikan Cinta

aku mengerti cinta dengan cara yang paling sederhana ketika seorang wanita memeluk mesra kekasihnya selepas pagi buta dia membuka mata diiringi sebaris senyum manis pembuka hari . aku mengerti cinta dengan cara yang paling sederhana ketika seorang pria duduk di beranda diterpa renyahnya gelak tawa mengawasi kekasihnya dari balik bingkai kaca matanya yang sedari tadi berlomba mencari mana yang pantas untuknya . Aku mengerti cinta dengan cara yang luar biasa ketika seorang wanita menyerahkan seluruh hidup dan jiwanya hanya untuk mencintai sang pria jalang seperti saya tanpa pernah berpikir untuk meminta apa . aku mengerti cinta dengan cara yang luar biasa ketika seorang pria yang tak perduli akan dirinya tetap saja tegar berdiri dan mengulurkan tangan ketika kekasihnya jatuh dalam pekatnya dunia . aku hanya tahu cinta dengan dua cara dan jangan paksa diri untuk menguraikannya karna yang aku tahu sebatas milikku saja cinta itu sederhana tapi luar biasa

Penyesalanqu

Tuhan… Ku tak tau harus bagaimana Dihadapanku ada dua jalan terbentang Ku berdiri di persimpangan inginku Tuhan… Tak ingin kumengulang salah Tak mau ku mengorek luka Namun tak kuasa kumenahan Rinduku, cinta yang tulus Untuk dia yang kusayang Tuhan… Apa yang harus kulakukan Apa harus kumengikuti egoku Atau haruskah ku pergi Membawa luka dan sakit mendalam Tuhan… Maaaf karena ku telah mencintai Orang yang telah memiliki Cinta untuk orang lain..

Seni Kerinduan

Tetapi hatiku hati kecilku Tiada terlarang untuk resahkan malamku Hanya sepi temani senandung tidurku Tak dapatkan takluk pejam mataku Menangis ku disela malam Dengan seni segala kerinduan Tercurah semua keresahan Iringi senandung lagu malam Tejebakku dalam imaji malam Terlambai cerita indah pamitan Dalam irama senandung rindu Hantui malamku dengan kegalauan Lepaskan rinduku… Lupakan dukaku… Tanyakan maumu… Irama wujud rinduku Berseri tercurah untukmu Jangan kau ganggu malamku Jangan kau berlari disudut kamarku Tapi tetaplah semikan kerinduanku

Bawakan Rasa Itu

Terbuka rasa dalam hatiku Mengalun lagu itu Kutak bias lupa rupamu Selau terbawa dalam khayalku Termenung aku gilakan rupamu Menunggu irama lagu sayingmu Menunggu lagu panggilan kasihmu Bawakan aku rasa itu… Jangan ragukan aku Sayapku kuat tuk menunggumu Sayapku kuat tuk menantimu sebabkan rinduku dendangkan lagu itu izinkan aku membungkus hati itu hanya hatimu yang kutunggu biarkan aku mengharap hati itu hanya hatimu yang kumau tegarkan aku menunggu lagu panggilan kasihmu tenangkan aku menunggu kau bawakan hati itu

Jangan Diamkanqu

Jangan hukum aku seperti ini Terlau perih buatku merintih Jangan hukum aku sekejam ini Terlalu sedih tak dapat terobati Diammu menerkam batinku Tatapmu tinggalkan Tanya jiwaku Apa dosaku…??? Hukum aku semaumu Adili aku sesukamu Tapi hukumlah aku sepantasnya Jangan begini aku tak pahami Jangan buat hatiku terus merintih Tolong jangan hukum aku seperti ini Hukumlah aku sapantasnya Hukumlah aku selayaknya Aku mohon dengan sangat Hukum aku sepantasnya Dan hukumanmu hantui bathinku Aku tak bias mengelak Nadi dan nafasku terasa terehnti Dan hampir mati

Jerit Senyumku

Purnama kembali menjelang Membuka pintu akhir perjalanan Membingkis narasi kasih jadi kenangan Sadarkanku dari lelapnya keangkuhan Cerita lalu hantui hati kecilku Menangis piludalam senyumku Merona kembali dalam gelakku Teranyam sebingkis pita kekalahanmu Hilangkan wangi auramu Kau ciptakan kekalahan dalam senyummu Pahit madu racun imanmu Kutakbirkan kemenangan dalam isakku Saat mawa-mawar bersemi Semusim gugur tinggalkan tajamnya duri Kelopak bunga terlepas dahannya Hembuskan harum terakhir eloknya Ikrarmu duri tangkai lisan hatimu Menusuk perih goreskan luka baru Tingkahmu temukan kemenangan tangisku Peri-peri mawar temani jerit senyumku

Suara Kesunyian

Lautan kata membius sarafku Menuntunku merangkai karya Namun semu beraura pilu Bayangmu berlari kecil di khayalku Senyummu melengkung manis di benakku Inspirasikan naluri keraguan Kata matamu berikan isyarat Kau selalu meronta atas kenyataan Tak terfikir jinaknya ahtiku Saat pesonaku gambarkan harapan Mata indahmu menatap tajam Mulut kecilmu diam terbungkam Hanya isyarat ragamu beri makna Wakil dari pancaran hatimu yang luka Aku pahami liku hidupmu Kuhanya mencoba hibur hatimu Tak terfikir kau terluka dengan tingkahku Maafkan aku wahai suara kesunyianku

Langit-langit Hati

Pada hari yang berjalaga kau untaikan simpati suci tanpa tahu, mengecap sayang lantang berseru namun angkuhku tak kau hiraukan. saat kesejatian belum menjemputku kau sabar meluluhkan sisi beku hatiku. Di satu langit-langit hati peri kecil menyebarkan benih anggrek putih untukku hiasi... sebagai hati cakrawala merah menyala dan kebekuanku luluh jua... pada kerasnya niatmu pada ketulusanmu yang semu tanpa cahaya terangku rasa itu tak dapat kau tau. Yang pasti...semenjak ikrar itu terbina perasaanku adalah perasaanmu, kesedihanku adalah kesedihanmu hingga detak waktu memuaikan ragu semua yang terasa kini menguap terberai sia-sia dilangit hati perasaanku beku lagi.

Harapan Hati

Perjumpaanku tak pernah kuinginkan Pertautan hatiku tak pernah kufikirkan Tak mau ku bertemu jika takdir memisahkan Berharap ka hilang dari ingatan Tapi sayang… Perasaanku terlalu rentan Jiwaku tlah kau genggam Bersama langklahmu pada aspal-aspal jalan Pemukiman cinta menjadi lenggang Tanpa anak-anak kecil membawa balon cinta Tanpa orang tua menuangi anggur merah Tanpa remaja muda membacakan sajak-sajak mesra Dan persembahan patung pada dewa-dewa amor Membunyikan lonceng-lonceng perpisahan Dalam kuil-kuli harapan Kapan kau pulang…? Perasaanku masih semesra dahulu Menggumu dngan manis disatu rindu Mengantarkan ayat-ayat cinta yang hilang Tanpa beban… Kau melenggang disimpang jalan Namun percayalah cinta… Aku setia menunggu disatu bintang Bila kau pulang…

Peta Kalbu

Perasaan apa yang harus kupilih Sedang angin-angin bingung untuk bertiup Kadang bayang-bayang pergi jika kututup telinga Dan mata hatiku memanggil gaung namamu Kalau saja samudera itu tanpa riak Enggan mungkin kakiku beranjak Bianglala hijau memanggil resapan air Pada sebongkah batu kuukir harap Tapi Cinta ini...tetap mengalir... Waktu-waktu terbaik kita Adalah sejarah masa muda Renta dunia tak mengenal rasa Rinduku menggantung... Pada aspal-aspal lain benua Jika peta kalbu bisa kubuka Kujelajahi satu persatu jatuh bangun realita Mata-mata serdadu cinta Terbunuh mesra oleh waktu lama Mayat-mayat tersenyum harap Jejak penguasa cinta meresap hangat Dalam dimensi ruang...dalam senyap Hanya sinar harapan Menjadi prasasti sisa perjuangan

Se

Aku bukan lelaki berhati baja Yang setiap nadiku hanya bias berharap Aku lahir untuk mencari Kemana dan dimana letak keadilan ini Diriku tak terpantul sinar kebahagiaan Diriku tempat bersemayam kepedihan Aku orang yang tak pernah tahu Sebab diriku hanya jiwa lemah Aku masih mencari Jati diri yang kian menjauh Memilih pergi meningggalkanku Aku mencoba tegar tuk tersenyum Walau sebenarnya hatiku merintih perih Bulatan bulatan bening berjatuhan Mengiringi liku hidupku Seakan hidupku tanpa bahagia Namun kucoba tegar tuk bangkit menghadapinya

Somet

Tak mampu lagi kutuliskan kata-kata indah untukmu Tak dapat lagi imajinasi ini berjalan Tak bisa lagi qu bangun mimpi-mimpi indah Luve... Segalanya hampa bagiku Tak ada kehidupan didalam jiwaku Semuanya mati seiring kepergianku meninggalkanmu Luve,, Tak ada lagi hari-hari yang indah Tak ada lagi hidup yang penuh Cinta Semua hilang luve Hanya tinggal luka, kenangan, kerinduan luve Entah sampai kapan qu bisa bertahan Luve Haruskah kucari cinta lain disini??? Agar qu dapat bernafas bebas Supaya qu mampu membangun segala angan dan mimpi indah Luve,,, Sungguh qu tak dapat melakukannya Qu harap kamu tetap dan selalu sayang sm aku