Saling curiga

mungkin sentuhanqu tak lebih halus
jika dendammu belum hilang
dan isyaratmu tersimpan dalam
tlah terbuka ruang hati ini
namun tetap tak pedulikan
sampai akhirnya qu tiada lagi
hingga mau mamaafkan

mendesak saat qu terhapus
dari rangkaian kehidupanmu
diam terbungkam ungkapkan amarahmu
jiwaqu yang tertekan
terus mencoba menjauh
lupakan kesakitan....sakitku
tetap tak kau pedulikan

ingin terpisah hingga kau sadar
bukanlah hanya dirimu yang merasa
tapi diriku juga terpenjara kata
terurai rasa dalam benak yang tercipta
menunggumu tuk berbicara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Pujangga

Mengunci Hati

Kuterjaga