Langit-langit Hati
Pada hari yang berjalaga
kau untaikan simpati suci tanpa tahu,
mengecap sayang lantang berseru
namun angkuhku tak kau hiraukan.
saat kesejatian belum menjemputku
kau sabar meluluhkan sisi beku hatiku.
Di satu langit-langit hati
peri kecil menyebarkan benih anggrek putih
untukku hiasi... sebagai hati
cakrawala merah menyala
dan kebekuanku luluh jua...
pada kerasnya niatmu
pada ketulusanmu yang semu
tanpa cahaya terangku
rasa itu tak dapat kau tau.
Yang pasti...semenjak ikrar itu terbina
perasaanku adalah perasaanmu,
kesedihanku adalah kesedihanmu
hingga detak waktu memuaikan ragu
semua yang terasa
kini menguap terberai sia-sia
dilangit hati perasaanku beku lagi.
kau untaikan simpati suci tanpa tahu,
mengecap sayang lantang berseru
namun angkuhku tak kau hiraukan.
saat kesejatian belum menjemputku
kau sabar meluluhkan sisi beku hatiku.
Di satu langit-langit hati
peri kecil menyebarkan benih anggrek putih
untukku hiasi... sebagai hati
cakrawala merah menyala
dan kebekuanku luluh jua...
pada kerasnya niatmu
pada ketulusanmu yang semu
tanpa cahaya terangku
rasa itu tak dapat kau tau.
Yang pasti...semenjak ikrar itu terbina
perasaanku adalah perasaanmu,
kesedihanku adalah kesedihanmu
hingga detak waktu memuaikan ragu
semua yang terasa
kini menguap terberai sia-sia
dilangit hati perasaanku beku lagi.
Komentar
Posting Komentar