Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2009

Kerinduanku

berjuta hingga milyaran kerindun kuberikan padamu tlah kusampaikan kerinduanku pada angin yang berhembus kukatakan pada burung yang berkicau kuteriakkan pada ombak yang berdesir bahwa kamu adalah rindu terbesarku kamu cinta terdalamku kamu adalah sesuatu yang terindah yang kumiliki membayangkanmu dan mengenangmu dalam ingatanku membuatku merasa dekat denganmu seakan kamu slalu berada disampingku menamaniku dengan senyum terindahmu kamu membuatku seakan kuberada didalam surga allah yang terindah kamu melimpahkan cinta yang mungkin tak pernah habis dan hilang trimakasih tlah membuatku bahagia melayang diudara bagai burung yang bebas terbang mengepakkan sayapnya bagai seorang miskin yang mendapatkan lotere milyaran rupiah trimakasih saja tak cukup tuk mengungkapkan sgalanya entah dengan cara dan kata-kata apa sgalanya bisa kuungkapkan

Tujuh Purnama

Perjumpaaanku adalah pertautan antara cinta dan logika kau begitu jujur menghukaniku dengan kenaifan dirimu padahal sebelumnya aku tak mengenal sedikitpun tapi entah mengapa kau begitu percaya menitipkan hatimu untuk ku jaga sehingga akupun begitu larut dalam ketidakberdayaan hingga akhirnya kubersedia untuk pertama kalinya merawat tanaman yang bernama cinta sepanjang kumerawat tanaman istimewa begitu banyak hati yang menawarkan kebahagiaan hingga beberapa saat kuizinkan kebahagiaan itu mendarat sendu dikenangan cintaku padahal kenyataannya kau sangat mempercayaiku hingga seluruh harapanmu kau utarakan kepadamu ku tidak akan meninggalkanmu seorang diri tetapi kuakan slalu menenmanimu walupun itu hanya dalam mimpi terbang yang tinggi dan gapailah bintang Scorpio...mengalir tuk memberikan kehidupan 21111984 ku kan slalu kutunggu kau menjadi seorang sarjana demikianlah kau ungkapkan harapan namun nyatanya khianati rasa akan tetapi yakinlah mereka hanyalah semnetara dan sampailah hatiku bi...

Kegelisahan

Ya Allah...setahun sudah berlalu hari-hari pun t'lah kulalui meninggalkan dia dan semua kenangan bersamanya. Hanya dengan sebatas kata dan ucapan sayang tak mampu melepas rinduku yang lama tertahan. Haruskah ku terus merasakan perihnya hati ini melewati setiap waktuku tanpa dirinya, sedangkan dia tak kuasa menunggu lama akan datangnya cinta yang ku bawa untuknya. Ya Allah...hanya inilah yang dapat kulakukan padanya. Mencoba mengerti apa yang diharapnya, mencoba memberi apa yang diinginkan agar dia tahu bahwa ku sanggup membahagiakannya. Jika hanya sebuah benda kesayangan yang dia minta atau seutas cinta yang dia impikan, mungkin tak'kan sulit aku berikan. Tapi apa daya ketika ia meminta aku harus datang untuknya. Ya Allah...Apa yang kumiliki sekarang ini belum bisa memenuhi harapnya, namun ku tetap yakin kepercayaan yang kami jaga serta doa dan kesabaran kami s'lama ini, engkau kan mempertemukan aku dengannya hingga tak lagi kumerasakan tahun seperti saat ini.

Balada Pujangga

Gambar
Jiwa yang bermain dalam imaji Bersahabat dengan goresan pena Menahan naluri dan mengepung hati Mengais suka duka dalam kata Beradanya menyayat hati Hantu-hantu fikiran Bernyanyi dalam laungan Uniknya semua harapan Namun kelakarnya tak puaskan Jenakanya hanya sepintas melayang Menghibur dalam jeda isaknya Mengubur luka hanya sekejap mata Pujangga tetap benyanyi duka Karena ia takkan mungkin bahagia Walaupun bintang dipangkuannya Tetap ia terselubung air mata

Hampa

Hatiku kering menatap hari Yang slalu sunyi dikala sendiri Menantikan satu harapan Entah pasti ia akan kembali Aku bosan terus begini Tapi rindu ini tak pernah henti Namun masa terus berjalan Sedangkan rindu tetap ku lawan Sedikitpun tak mampu tuk melupakanmu Cintamu tak akan hilang, tak akan pergi Tak akan lari, takkan mati Sulit qumengganti dirimu Menjadikan kenangan dalam hidupku Adakah Cinta yang lebih dekat untukku Agar hati ini tak cepat layu Adakah kekasih yang setia menemani hari-hariku Hingga hatiku tak mudah beku Dalam sedetik bahagia qu memandangmu Dalam semenit qu larut dipelukmu Dalam sejam qu terdiam memanjakanmu Dalam sehari takan bosan qu menemanimu Tapi lebih baik ku sendiri disini Daripada harus menjaga dua hati Yang kini menjauh pergi dari hidupku

Kapan Kau Kembali

Kunikmati sisa-sisa rindu... nyaris terisi penuh dengan harapan mataku begitu lembut tuk terpejam sedang bayangmu berlari kecil dikamarku Pada sebuah nama... ingin ku ungkap rasa belaiannya menjadi dingin tulang-belulang lunglai dalam pinta Kapan kau ada...? Semenjak jemariku terlepas dari halusmu ada rindu yang kusimpan lama ada ratap hati yang terdengar lirih dalam jarak... kapan kau kembali...?

Malamqu

Diujung malam kedua Terluap puncak kesuma cinta pada pualam yang alpa rasa pada cinta yang jauh disana dipuncak rasa debaran dada terpasung bayangmu dialam fikirku pada malam2 bisu ada rindu yang menyuruhku bersatu maha dahsyat dia... dipuncak malam dan senja hatiku mengamuk pada rasa kurindu kau seadanya

Matahari Bisu

Dari batu-batu disungai Aku dengar kabar… Dari pusara-pusara bisu Aku tegur ragu… Dari sebongkah salju Kucairkan hasratku… Masih seperti kemarin Kakiqu bergetar ditanahmu… Terbuai seruling gembala Yang meliuk indah di hamparan ternaknya… Masih seperti itu Kemesraanku pada rindu… Pada hati yang ditelan waktu Menunggu matahari bisu…

Teory Study

Seperti matematika… Tingkahmu buat aq pusing kepala… Seperti huruf aksara Hatimu masih sulit qu baca… Seperti bahasa belanda Stop Dumm…!!!Aku tak mampu mengartikannya Permainan lagi Berbagai program study… Kukaji dan pelajari Tetap kaulah materi yang tak dapat kupelajari Sebab…hatimu adalah sastra Dan kecintaanku adalah sejarah…

Bayangmu

Bila harus kertas ini memutih Akan kusirami buram agar menjamur usang Singgasana mimpi terisi misteri Hanya seutas bayang mirip bidadari pelangi Masih tertatih dalam langkah.... Terbina bahasa dalam sastra Tanpa jeda kataku bicara Tak mampu ku menghindar Walau bayangmu sulit kukejar Masih menyemu sinar itu.... Bila harus kata-kataku terhenti Tak’kan ku hentikan kasih ini sampai kau letih...

Keraguan

Sebuah pemandangan yang tak pernah kunikmati Saat jengkal-jengkal api berkobar dihati Saat mataku tak mapu berkedip Sebuah tapak bermain acak dalam kerlip Ekspresinya menjadi indah Bak biola dalam tangan maestro dan pujangga Menjadi arti merekahkan tawa Apa bicaranya..?? Mengapa jawabannya hambar Dalam kata...dalam stigma... Tak ada arti Sendiri kucari mimpi... Dititahmu aku meragu!!

Rinduku

Aku bahagia, aku larut saat bersamamu Aku tenang didekatmu, aku sayang kamu Hati ini luluh yang tak ingin kehilanganmu Kau yang terindah, kudapatkan segalanya darimu Perhatian, pengertian, Juga kasih sayang yang kurasakan slama ini membuatku teringat tentang dirimu Aku rindu, aku cinta Kangenmu, Manjamu, Juga kesalmu Aku slalu memikirkanmu sblm tidur Ku berharap kau memimpikanku Jika masih ada hari esok Jangan katakan hari ini yang terakhir untuk kita Jika benar kau kan pergi tuk selamanya aku tak ingin kasi sayangmu kan berakhir Slamanya aku ada Namun tak sedekat denganmu Slama inilah kita Jauh Ku kan tetap mancintaimu Sampai saatnya kita bertemu Luve milikku selalu..

Jalan Hidupku

Dalam detik qu tunggu berita darimu Dalam hati ku terpaut akan hadirmu Kapan kau datang…kapan kau kembali untukku Disini kumenunggu Namun kau tak pernah tau Apa yang kini kurasakan Btapa kutersiksa tanpamu Begitu lemah hati ini bertahan Namun kutetap tegar Kujalani semua Kuhadapi jalanku ini meski tak kuinginkan Inilah hidupku yang sunyi Yang selau sepi, sendiri melewati waktu Sekedar berharap bahwa cinta qta yang dulu Dapat kurasakan kembali Hingga sempurna sampai kubawa mati

Aku

Hinggap mewarnai liku dunia Merah dibalut Hijau Putih dibalut liku Terbit fikiran karena nurani Beranjaknya kaki karena alibi Bergetar diatas dahan sanusi Meniup debu didalam hati Katakpun bingung hendak beranjak Sedan talas bergetar melihat sajak Beludru-beludru mungil Berlari-lari meminta nikmat Bila lagi kutempuh pilihan Keputusan menguap ditangn Mengutas benang-benang Menjadi serapuh ilalang Apa yang terpegang

Cinta Tak Sempurna

Melihat Bintang tak selau indah Ada beribu bahasa tak kasat mata Terpisah dengan realita Malaikat menjemput limpahan Doa Apa yang qupunya? Memanfaatkan jarak Bagiku hanyalah Apologi Menertawai lari pelangi Menyelam dalamnya Riak Apa yang kumiliki? Telah berjanji dalam setia Namun apalah daya Hatiku manusia biasa Cintaku tak sempurna Apa yang kupinta? Musafir bermain cahaya Cinta tak sempurna...

Hanya Kamu

T'lah kucoba tuk menghilangkanmu menjadikanmu hanya bayang semu menyimpan dan menguburmu amat dan teramat dalam... tapi ku tak bisa. kenangan itu tak bisa kuhapus tlah ku hilangkan cinta yang ada membentuk hatiku yang hancur kususun kmbali... tetapi ketika kau hadir kembali tak mampu ku tuk melawanmu, tak mampu tuk menghadapimu. kucoba tuk mencintai yang lain tapi yang kucinta hanya kau cinta yang kubunuh hingga membuat aku mati rasa mati akan cinta... kucari cinta yang lain tapi tak ada cinta selain dirimu... maaf ku tak bisa

Inginku

Hanya Tuk Sementara Kulalui pagi ini tanpamu melangkah gontai menembus embun... teringat selalu akan rasamu kecapan dan belaian lembutmu... inginku kau ada disini menemaniku, menghiburku, dan mengenyangkanku. ingin ku pergi berlari kearahmu mencium dan memandangmu melahapmu dengan nikmat emm... sungguh enak dirimu lunch kan kutemui dirimu aku janji.... aku laper!

Mengejar Mimpi

Hati kering menatap hari berjalan di lorong kecil, sepi dan gelap... mencari secercah harapan dalam hidup terus melangkah melawan takut tetap berlari mengejar mimpi. Tapi... akankah mimpi itu kan kudapat ? berjalan telanjang kaki, melewati kerikil tajam dan jalan berlubang berharap hati ini tetap teguh menuju tujuan yang kan ku songsong Tak ku perdulikan rintangan ini walau jalan curam penuh jurang kuyakinkan hatiku tuk melangkah... kan ku jejakkan kakiku ditanahmu.

Cintaqu

Dear My Love... Kenapa ku rasa sunyi dan sepi hidup ini ? Tlah Ku coba menjadikan Ceria namun semua hampa... Love, kurasakan ada yang kurang dalam hidup ini kesendirian, kesepian, kehilangan. love...Apa yang hilang ? Dapatkah kau memberitahukan kepadaku ? inginku punya hidup sempurna memberi kasih dan cintaku untuk semua. Tapi, Love... Bantu aku mencari cinta itu... Tolong aku cinta tuk datang pada cinta, Agar kurasa sempurna tuk mencinta dan dicinta

Tahukah Kamu?

Tahukah Kau s'lama ini Aku terus memikirkanmu merindukanmu tiada henti menunggu hari-hariku yang tak berarti. Sendiriku di setiap waktu menantikanmu datang untukku dan s'lalu berharap agar Cinta kita tak'kan berakhir. Meski lelah yang kurasa Aku tetap kuasa menahan luka, menahan perihnya hatiku yang t'lah lama belum terobati. Dan tak akan ku khianati Cinta itu, karena aku mendambakanmu untuk setia menjaganya hingga saat kita bertemu Cinta itu t'lah sempurna bagimu. Buanglah keraguan, kegelisahan yang kau rasakan s'lama ini dan jangan pernah merasa sepi ataupun sunyi, Aku kan s'lalu ada didekatmu. Tahukah Kau sekarang ini? Aku sedang memikirkanmu karena kuingin Kau jadi milikku untuk selamanya.

Tak Ingin Berpisah

Aku tak'kan bisa melepasmu, membiar-kanmu pergi dari hidupku. Karena smua kenangan bersamamu masih membekas dan tersimpan hingga sulit untuk melupakanmu. Aku tak'kan bisa menggantikanmu dengan cinta yang lain, karena Cintamu sudah sempurna bagiku. Aku tak'kan pernah bisa meninggalkanmu, karena kau sudah menjadi bagian dari hidupku. Ingatlah seumur hidupku, aku tak'kan mau berpisah denganmu, karna ku tak'kan mampu menjalani hidup tanpamu. Dan percayalah bahwa ku tak'kan menghianati Cintamu.

Ingin Bersamamu Lagi

Andai kau disini menemaniku dalam kesepian, mengisi hari-hariku dalam kegelisahan selama kita jauh kukan slalu berharap kembali untukmu. Hanya dalam kesendirian Aku merasakan hampa dan harapan itu hilang seperti tak'kan ada pertemuan lagi. Inginku selalu bersamamu tapi bukan untuk selamanya, kuyakin suatu saat kita kan berpisah walaupun berat namun ku harus meninggalkanmu. Apalah arti hidupku jika tanpa kau disisiku rasa sayangku tak'kan pudar cinta itupun tak'kan hilang jika kita terus bersama. Tak semestinya aku sesalkan, tak pantas pula aku hiraukan. Ku berharap ini tak'kan lama, sampai saatnya tuhan menyatukan hati kita berdua.

Memikirkanmu

Kini Aku masih Sendiri Smakin kutersiksa tanpamu disini Bertahan tiada henti Jangan biarkan qu terus serti ini Aku tetap menunggumu Sampai kapanpun cinta ini takkan terganti Aku kan slalu setia Demi kamu untuk slamanya Mengapa harus kurasakan Hidupku yang sepi setiap waktu Setelah kau pergi Qu hanya bisa mengingatmu, mengenangmu,& menunggumu Jika kau ada didekatku Ku akan menjagamu Ku berikan smua inginmu Agar kau bahagia bersamaku Bila kau datang untukku Ku tak akan melepasmu Betapa ku menyayangimu Sungguh tak sanggup jika Kau meninggalkan qu lagi

Tuk Sementara

Ketika qu ingat sesuatu tentangmu Yaitu kenangan terindah kita Saat masih bersama Di tempat yang kau sukai... Menunggu seseorang dengan tenang Sambil bertanya dan berharap Akankah ia datang dan mengatakan cintanya Seperti biasa kau lalui setiap hari Duduk dan sabar menanti kekasih Agar qu jatuh hati kepadamu Yang slalu setia menunggu... Hingga qu mendekatimu Terlihat kebahagiaan di wajahmu Saat itulah kita merasa Ada cinta dalam hati Ketika tatapan, ucapan dan sentuhan Mulai hadir difikiran Kucuri hatimu dengan sekejap Kau dapati diriku hanya sesaat.........

Mencoba Tuk Lupakanmu

T'lah kucoba tuk menghilangkanmu menjadikanmu hanya bayang semu menyimpan dan menguburmu amat dan teramat dalam... tapi ku tak bisa. kenangan itu tak bisa kuhapus tlah ku hilangkan cinta yang ada membentuk hatiku yang hancur kususun kmbali... tetapi ketika kau hadir kembali tak mampu ku tuk melawanmu, tak mampu tuk menghadapimu. kucoba tuk mencintai yang lain tapi yang kucinta hanya kau cinta yang kubunuh hingga membuat aku mati rasa mati akan cinta... kucari cinta yang lain tapi tak ada cinta selain dirimu... maaf ku tak bisa

Mengartikan Cinta

aku mengerti cinta dengan cara yang paling sederhana ketika seorang wanita memeluk mesra kekasihnya selepas pagi buta dia membuka mata diiringi sebaris senyum manis pembuka hari . aku mengerti cinta dengan cara yang paling sederhana ketika seorang pria duduk di beranda diterpa renyahnya gelak tawa mengawasi kekasihnya dari balik bingkai kaca matanya yang sedari tadi berlomba mencari mana yang pantas untuknya . Aku mengerti cinta dengan cara yang luar biasa ketika seorang wanita menyerahkan seluruh hidup dan jiwanya hanya untuk mencintai sang pria jalang seperti saya tanpa pernah berpikir untuk meminta apa . aku mengerti cinta dengan cara yang luar biasa ketika seorang pria yang tak perduli akan dirinya tetap saja tegar berdiri dan mengulurkan tangan ketika kekasihnya jatuh dalam pekatnya dunia . aku hanya tahu cinta dengan dua cara dan jangan paksa diri untuk menguraikannya karna yang aku tahu sebatas milikku saja cinta itu sederhana tapi luar biasa

Penyesalanqu

Tuhan… Ku tak tau harus bagaimana Dihadapanku ada dua jalan terbentang Ku berdiri di persimpangan inginku Tuhan… Tak ingin kumengulang salah Tak mau ku mengorek luka Namun tak kuasa kumenahan Rinduku, cinta yang tulus Untuk dia yang kusayang Tuhan… Apa yang harus kulakukan Apa harus kumengikuti egoku Atau haruskah ku pergi Membawa luka dan sakit mendalam Tuhan… Maaaf karena ku telah mencintai Orang yang telah memiliki Cinta untuk orang lain..

Seni Kerinduan

Tetapi hatiku hati kecilku Tiada terlarang untuk resahkan malamku Hanya sepi temani senandung tidurku Tak dapatkan takluk pejam mataku Menangis ku disela malam Dengan seni segala kerinduan Tercurah semua keresahan Iringi senandung lagu malam Tejebakku dalam imaji malam Terlambai cerita indah pamitan Dalam irama senandung rindu Hantui malamku dengan kegalauan Lepaskan rinduku… Lupakan dukaku… Tanyakan maumu… Irama wujud rinduku Berseri tercurah untukmu Jangan kau ganggu malamku Jangan kau berlari disudut kamarku Tapi tetaplah semikan kerinduanku

Bawakan Rasa Itu

Terbuka rasa dalam hatiku Mengalun lagu itu Kutak bias lupa rupamu Selau terbawa dalam khayalku Termenung aku gilakan rupamu Menunggu irama lagu sayingmu Menunggu lagu panggilan kasihmu Bawakan aku rasa itu… Jangan ragukan aku Sayapku kuat tuk menunggumu Sayapku kuat tuk menantimu sebabkan rinduku dendangkan lagu itu izinkan aku membungkus hati itu hanya hatimu yang kutunggu biarkan aku mengharap hati itu hanya hatimu yang kumau tegarkan aku menunggu lagu panggilan kasihmu tenangkan aku menunggu kau bawakan hati itu

Jangan Diamkanqu

Jangan hukum aku seperti ini Terlau perih buatku merintih Jangan hukum aku sekejam ini Terlalu sedih tak dapat terobati Diammu menerkam batinku Tatapmu tinggalkan Tanya jiwaku Apa dosaku…??? Hukum aku semaumu Adili aku sesukamu Tapi hukumlah aku sepantasnya Jangan begini aku tak pahami Jangan buat hatiku terus merintih Tolong jangan hukum aku seperti ini Hukumlah aku sapantasnya Hukumlah aku selayaknya Aku mohon dengan sangat Hukum aku sepantasnya Dan hukumanmu hantui bathinku Aku tak bias mengelak Nadi dan nafasku terasa terehnti Dan hampir mati

Jerit Senyumku

Purnama kembali menjelang Membuka pintu akhir perjalanan Membingkis narasi kasih jadi kenangan Sadarkanku dari lelapnya keangkuhan Cerita lalu hantui hati kecilku Menangis piludalam senyumku Merona kembali dalam gelakku Teranyam sebingkis pita kekalahanmu Hilangkan wangi auramu Kau ciptakan kekalahan dalam senyummu Pahit madu racun imanmu Kutakbirkan kemenangan dalam isakku Saat mawa-mawar bersemi Semusim gugur tinggalkan tajamnya duri Kelopak bunga terlepas dahannya Hembuskan harum terakhir eloknya Ikrarmu duri tangkai lisan hatimu Menusuk perih goreskan luka baru Tingkahmu temukan kemenangan tangisku Peri-peri mawar temani jerit senyumku

Suara Kesunyian

Lautan kata membius sarafku Menuntunku merangkai karya Namun semu beraura pilu Bayangmu berlari kecil di khayalku Senyummu melengkung manis di benakku Inspirasikan naluri keraguan Kata matamu berikan isyarat Kau selalu meronta atas kenyataan Tak terfikir jinaknya ahtiku Saat pesonaku gambarkan harapan Mata indahmu menatap tajam Mulut kecilmu diam terbungkam Hanya isyarat ragamu beri makna Wakil dari pancaran hatimu yang luka Aku pahami liku hidupmu Kuhanya mencoba hibur hatimu Tak terfikir kau terluka dengan tingkahku Maafkan aku wahai suara kesunyianku

Langit-langit Hati

Pada hari yang berjalaga kau untaikan simpati suci tanpa tahu, mengecap sayang lantang berseru namun angkuhku tak kau hiraukan. saat kesejatian belum menjemputku kau sabar meluluhkan sisi beku hatiku. Di satu langit-langit hati peri kecil menyebarkan benih anggrek putih untukku hiasi... sebagai hati cakrawala merah menyala dan kebekuanku luluh jua... pada kerasnya niatmu pada ketulusanmu yang semu tanpa cahaya terangku rasa itu tak dapat kau tau. Yang pasti...semenjak ikrar itu terbina perasaanku adalah perasaanmu, kesedihanku adalah kesedihanmu hingga detak waktu memuaikan ragu semua yang terasa kini menguap terberai sia-sia dilangit hati perasaanku beku lagi.

Harapan Hati

Perjumpaanku tak pernah kuinginkan Pertautan hatiku tak pernah kufikirkan Tak mau ku bertemu jika takdir memisahkan Berharap ka hilang dari ingatan Tapi sayang… Perasaanku terlalu rentan Jiwaku tlah kau genggam Bersama langklahmu pada aspal-aspal jalan Pemukiman cinta menjadi lenggang Tanpa anak-anak kecil membawa balon cinta Tanpa orang tua menuangi anggur merah Tanpa remaja muda membacakan sajak-sajak mesra Dan persembahan patung pada dewa-dewa amor Membunyikan lonceng-lonceng perpisahan Dalam kuil-kuli harapan Kapan kau pulang…? Perasaanku masih semesra dahulu Menggumu dngan manis disatu rindu Mengantarkan ayat-ayat cinta yang hilang Tanpa beban… Kau melenggang disimpang jalan Namun percayalah cinta… Aku setia menunggu disatu bintang Bila kau pulang…

Peta Kalbu

Perasaan apa yang harus kupilih Sedang angin-angin bingung untuk bertiup Kadang bayang-bayang pergi jika kututup telinga Dan mata hatiku memanggil gaung namamu Kalau saja samudera itu tanpa riak Enggan mungkin kakiku beranjak Bianglala hijau memanggil resapan air Pada sebongkah batu kuukir harap Tapi Cinta ini...tetap mengalir... Waktu-waktu terbaik kita Adalah sejarah masa muda Renta dunia tak mengenal rasa Rinduku menggantung... Pada aspal-aspal lain benua Jika peta kalbu bisa kubuka Kujelajahi satu persatu jatuh bangun realita Mata-mata serdadu cinta Terbunuh mesra oleh waktu lama Mayat-mayat tersenyum harap Jejak penguasa cinta meresap hangat Dalam dimensi ruang...dalam senyap Hanya sinar harapan Menjadi prasasti sisa perjuangan

Se

Aku bukan lelaki berhati baja Yang setiap nadiku hanya bias berharap Aku lahir untuk mencari Kemana dan dimana letak keadilan ini Diriku tak terpantul sinar kebahagiaan Diriku tempat bersemayam kepedihan Aku orang yang tak pernah tahu Sebab diriku hanya jiwa lemah Aku masih mencari Jati diri yang kian menjauh Memilih pergi meningggalkanku Aku mencoba tegar tuk tersenyum Walau sebenarnya hatiku merintih perih Bulatan bulatan bening berjatuhan Mengiringi liku hidupku Seakan hidupku tanpa bahagia Namun kucoba tegar tuk bangkit menghadapinya

Somet

Tak mampu lagi kutuliskan kata-kata indah untukmu Tak dapat lagi imajinasi ini berjalan Tak bisa lagi qu bangun mimpi-mimpi indah Luve... Segalanya hampa bagiku Tak ada kehidupan didalam jiwaku Semuanya mati seiring kepergianku meninggalkanmu Luve,, Tak ada lagi hari-hari yang indah Tak ada lagi hidup yang penuh Cinta Semua hilang luve Hanya tinggal luka, kenangan, kerinduan luve Entah sampai kapan qu bisa bertahan Luve Haruskah kucari cinta lain disini??? Agar qu dapat bernafas bebas Supaya qu mampu membangun segala angan dan mimpi indah Luve,,, Sungguh qu tak dapat melakukannya Qu harap kamu tetap dan selalu sayang sm aku