Selalu diBawah

lelah kakiqu melangkah jauh
bila trus mencari tempat
untuk menadahkan tangan
dengan orang yang tak kukenal

martabatqu tlah dibawah
meski qududuk diatas
hanya cemohan yg terdengar
mengusikqu pada kemiskinan
membawa kekufuran

nasib anak jalanan
tak ada yang memperhatikan
hanya memprihatinkan
menunggu kehancuran

manusia yang dihina
dicela...diajtuhkan lagi
hingga tak berdaya
baru mereka menertawakan

aqulah penguasa negeri
semua mengabdi padaqu
katanya....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Pujangga

Mengunci Hati

Kuterjaga