Iman sang Hamba
sambil menunggu mataqu terpejam saat hatiqu jauh dari ketenangan berbaringpun sngguh tak nyaman istanaku laksna hutan yang seram qu terus pandangi kain yang bergoyah melihat dahan dan daun berterbangan dari jendela kamarku tertiup angin yang kencang saat hujan deras dikesunyian malam sepi...sendiri... sssss.....tttt sepintas ada bayangan lain melewati ruangan... mengeluarkan suara yang tak biasa aq mendengarnya sssss....tttt menghanyutkan pikiranqu pada alam yang berbeda qu terus lari dan bersembunyi dibalik lemari yang bercermin tapi bayangan itu... tetap menggangguqu membuat wajahqu memerah dan memucat sulit berteriak seperti gagap percuma juga takkan ada yang membantuku meskipun ada.... itupun bukan teman, sahabat, atau kekasih ialah peri yang dikirim untuk menolongqu dan qu punya Tuhan Dialah Maha Pelindung Hidupqu Sssss....ttttt