Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 5, 2009

Gadis Berlagu

Masih disana Gadis duduk termenung bersenandung Berhati duka tafsirkan derita Duduk sendiri berhati khawatir Menunggu air mata jatuh mengalir Senandungnya mengalun merayu Lemahkan detak nadi merindu Renungan malam buatnya berlagu Sendu… Tertunduk tersembunyi sepi Terdiam sekejap berlagu lagi Khayalkan bunga sejati menemani Masih lagi…. Gadis termenung sendiri Tetap disana Gadis duduk termenung bersenandung Menunggu fajar lemahkan rindu Terkejut berlagu dan merasa Rupanya ia mutiara jiwa

Hanya Bayangan

Terbayang wajah manismu Saat tidur dan terbangun Mengisyaratkan rinduku Yang tak pernah hilang Dan tanpa terhenti Mengikuti setiap jejak langkahku Sekejap bayangmu menjauh Tapi senyummu... Berikan keceriaan dalam hidupku Hadirkan wujudmu Persembahkan cinta untukku... Meski bayangmu itu Semu.... Sirna....di mataku

Gelak Rahasiamu

Berbinar hati dalam gelakmu Sabarkan diamku Matikan aku Gelakmu rayu Tenggelam dalam malam Mencari jawaban Gelak rahasiamu...??? Tada suara pilu Gelakmu meredam rindu Mencari jawaban Gelak rahasimu...??? Sunyi sekitarku Matikan aku Mencari jawaban Gelak rahasiamu...???

Izinkanku Memilih

Jiwaku boleh memilih Diam adalah jawaban kalbu Rasakan selingkuh bunga dalam semak Merayu cahaya binary mataku Jikaku boleh memilih Kupukul karam dalam berlayar agar damai bayu terasa menerima segala yang ada jiku boleh memilih purnama penjarakan rasi bintang peri malam kepakkan sayap ketenangan setiap waktu Laksamana asmara kehilangan aura Aku mohon satu cahaya Izinkanku memilih…

Melayang Pulang

Kau karuniai aku Dengan hujanan kasih sayang nikmatnya dunia tersembunyi riang melayang pulang datang fikiran menungggu panggilan pembungkus rindu harap wajah tersentuh sayang mencinta kelemahan.. terdiam terbisik engkau terkenang bunga sejati layu ditaman sunyi hatiku engkau letakkan dalam gelap nilam hitam kelam hatiku saying merana dalam ha rapan melihat baying melayang pulang

Kisah Kita

Senyuman pernah tersirat Air mata pernah menetes Semua menjadi titian harapan saat kita saling mengerti saat kita saling berbagi yang menangis adalah kenangan yang tertawa adalah kisah indah kau beri warna duniaku saatku memudar dan samara kau papahku kebali tegak saat rapuhku menjulang didekatmu aku tenang disampingmu aku terlindungi yang tersisa adalah kisah ini dan perasaan hati yang menggantung untukmu adalah penerang dan imajiku bisikkan kata kau adalah penyemangatku beri sejuta warna duniaku

Ilhami Dirimu

Petikan petikan gitar mengalun lirih Ilhami hadirnya penuat rinduku Tegarkan kembali rapuhnya bathinku Mengalun kembali jarring-jaring ceriaku Saat pili menahan senyumku Kau beri canda gurauan kasihmu Saat luka bathinku semakin parah Kau balut dengan senyum terindah Kau ajariku menyulam bahagia Kau memapahku tegak tuk berirama Tinggalkan hantaman rinduku yang mencibir Dan memaki seluruh kelemahan rinduku Irama langkahmu mengalun sendu Iringi Tanya hati kecilku Kutunggu senyum tulus dihati hadirkan warna berjuta mimpi Tanda kasih yang bersemi Kuilhami hadirmu nyata melindungi

Kepergianmu

Haruskah qu datang Melihatnya pergi jauh Yang tak’kan mungkin kembali Sedang air mataku Terus jatuh dihadapannya Yang tak bisa berhenti sebelum mengikhlaskan kepergiannya qu tak siap untuk berpisah pasti disini ku kan tersiksa Aku tak’kan rela jika kau meninggalkanku selamanya aku tak ingin bertemu denganmu yang ku mau perlahan kau hentikan jejak langkahmu itu bukan mengalihkan pandangan lalu berkata kepadaku “tersenyumlah selalu”